Tulisan bergerak

Imanuela Sagita Listi

Kamis, 18 Februari 2016

Lagu Sekolah Minggu Katolik Kristen

1.  Saya Laskar Kristus
Saya bukan pasukan berkuda,
Pasukan menembak,
Pasukan berjalan
Saya tidak menembaki musuh
Tapi saya laskar Kristus
Saya Laskar Kristus! (Siap g’rak)
Saya Laskar Kristus! (Siap g’rak)
Saya bukan pasukan berkuda, pasukan menembak,
Pasukan berjalan
Saya tidak menembaki musuh
Tapi saya Laskar Kristus

2. Selamat Pagi Bapa

Selamat Pagi Bapa
Selamat pagi Yesus
Selamat pagi Roh Kudus
T’rima kasih atas anugrahMu
Semalam tlah berlalu
Ku memuji, ku menyembah
Ku muliakan namaMu
Allah Bapa, Putra, Roh Kudus
T’rima kasih

3.    Dalam Yesus
Dalam Yesus kita bersaudara

Dalam Yesus kita bersaudara
Dalam Yesus kita bersaudara
Sekarang dan selamanya
Dalam Yesus kita bersaudara

4. Ku Daki-Daki

Ku daki, daki, daki, daki gunung yang tinggi
Ku turun, turun, turun, turun lembah yang dalam
Ku melintasi padang rumput luas membentang Yesus besertaku
Ku dayung, dayung, dayung, dayung
P’rahu di sungai
Ku selam, selam, selam, selam dasar samudra
Ku terbang, terbang, terbang, terbang
Luar angkasa
Yesus besertaku
Di kanan Kau ada, di kiri Kau ada
Di atas dan bawah Kau ada
Di suka Kau ada di duka pun Kau ada
Kar’na Engkau Yesusku

5.   Adalah Sukacita
Adalah sukacita di hatiku, di hatiku, di hatiku

Adalah sukacita di hatiku, di hatiku s’lalu
Aku bersyukur bersukacita
Kasih Tuhan diam di dalamku
Aku bersyukur bersukacita
Kasih Tuhan diam di dalamku

7. Anak Monyet

Anak monyet di atas pohon,
Anak cacing di dalam tanah,
Anak burung di dalam sangkar,
Anak Tuhan di dalam gereja
Panjang muka namanya kuda,
Panjang hidung namanya gajah,
Panjang tangan itu pencuri,
Panjang sabar itu anak Tuhan

7.Aku Bahagia

Aku bahagia, bahagia, bahagia, bahagia
Aku bahagia, bahagia
Kar’na Tuhan Yesus angkat bebanku
Yesus angkat bebanku dan buang ke laut (byur)
Buang ke laut (byur!) buang ke laut (byur!)
Yesus angkat (dosaku,cengengku,nakalku, marahku, dll) dan buang ke laut (byur!)
Buang ke laut (byur!), buang ke laut (byur!)

8. Tanda Paku

Tanda paku di kaki dan tangan,
Tanda cinta, tanda cinta
Tanda tombak menusuk di pinggang
Tanda cintanya Tuhan
Itu semua Tuhan sudah t’rima
Guna s’lamatkan yang ikut Dia
S’lamat orang yang tidak melihat
Namun percaya juga

9. Dalam Suka Duka

Dalam suka duka ku kan tetap tersenyum
Dihina diolok ku kan tetap tersenyum
Kar’na ku tau Tuhanku Yesus sertaku
Apapun terjadi ku kan tetap tersenyum

12. KasihNya seperti Sungai
KasihNya seperti sungai, kasihNya seperti sungai, kasihNya seperti sungai di hatiku

Mengalir di waktu hujan,
Mengalir di waktu panas,
kasihNya seperti sungai di hatiku

13.  Kasih Yesus Indah Indah Oh Indah
Kasih Yesus, indah, indah oh indah! 2x

Lebih indah dari pelangi
Lebih indah dari bintang di langit
Lebih indah dari bunga di padang
Oh Yesusku!

14.  Bapa Abraham
Bapa Abraham mempunyai

Banyak sekali anak-anak
Aku anakNya kau pun juga, mari puji Tuhan!
Tangan kanan, tangan kiri, kaki kanan, kaki kiri
Putar-putar, lalu duduk!

  15. Happy ya ya

Happy ya ya ya
Happy ye ye ye
Saya senang jadi anak TUHAN
Siang jadi kenangan
Malam jadi impian
Cintaku semakin mendalam

16. 11.Di Doa Ibuku  Namaku Disebut
Di waktu ku masih kecil, gembira dan senang
Tiada duka kukekanang tak kunjung mengerang
Di sore hari nan sepih ibuku bertelut
Sujud berdoa kudengar, namaku disebut
Di doa ibuku, namaku disebut
Di doa ibu kudengar, namaku disebut
Seringlah kini kukenang, di masa yang berat
Di kala hidup mendesak, dan nyaris ku sesat
Melintas gambar ibuku sewaktu bertelut
Kembali sayup kudengar namaku disebut
God Bless You !

Kamis, 11 Februari 2016

Materi IPA Fisika Kelas VIII

Pengertiaan Getaran dan Gelombang

GETARAN DAN GELOMBANG

A. Pengertian Getaran
Pernahkah kamu melihat jam dinding yang memakai bandul? Jarum jam tersebut bergerak akibat adanya gerak bolak-balik bandul. Gerakan bandul itu disebut getaran.

Jadi, getaran adalah gerak bolak-balik melalui titik setimbang. Satu getaran didefinisikan sebagai satu kali bergetar penuh, yaitu dari titik awal kembali ke titik tersebut. Satu kali getaran adalah ketika benda bergerak dari titik A-B-C-B-A atau dari titik B-C-B-A-B. Bandul tidak pernah melewati lebih dari titik A atau titik C karena titik tersebut merupakan simpangan terjauh.

Simpangan terjauh itu disebut amplitudo. Di titik A atau titik C benda akan berhenti sesaat sebelum kembali bergerak. Contoh amplitudo adalah jarak BA atau jarak BC. Jarak dari titik setimbang pada suatu saat disebut simpangan.

B. Ciri-Ciri Suatu Getaran
Getaran merupakan jenis gerak yang mudah kamu jumpai dalam kehidupan sehari-hari, baik gerak alamiah maupun buatan manusia. Semua getaran memiliki ciri-ciri tertentu. Apa ciri-ciri getaran itu?

Waktu yang dibutuhkan untuk menempuh satu kali getaran disebut periode getar yang dilambangkan dengan (T). Banyaknya getaran dalam satu sekon disebut frekuensi (f). Suatu getaran akan bergerak dengan frekuensi alamiah sendiri. Hubungan frekuensi dan periode secara matematis ditulis sebagai berikut:
 T = periode (s)
f = banyaknya getaran per sekon (Hz)

Satuan periode adalah sekon dan satuan frekuensi adalah getaran per sekon atau disebut juga dengan hertz (Hz).

C. Pengertian Gelombang
Pernahkah kamu pergi ke pantai? Tentu sangat menyenangkan, bukan? Demikian indahnya ciptaan Tuhan. Di pantai kamu bisa melihat ombak. Ombak tersebut terlihat bergelombang dari tengah menuju pantai dan semakin lama semakin kecil, lalu akhirnya menerpa pesisir pantai. Jadi, apa sebenarnya ombak itu?

Ketika kamu mengikuti upacara pengibaran bendera di sekolahmu, kamu melihat bendera berkibar diterpa angin. Pernahkah kamu memerhatikan bagaimana gerak bendera tersebut? Peristiwa ombak laut ataupun berkibarnya bendera merupakan contoh dari gelombang. Jadi, apa sebenarnya gelombang itu?

Pada saat kamu menggerakkan tali ke atas dan ke bawah, dikatakan bahwa kamu memberikan usikan pada tali. Jika usikan itu dilakukan terus menerus, akan terjadi getaran. Setelah memberi usikan atau getaran, kamu akan melihat ada sesuatu yang merambat pada tali. Sesuatu itu disebut gelombang. Jadi, gelombang adalah getaran yang merambat atau usikan yang merambat.

D. Gelombang Mekanik Memerlukan Medium untuk Merambat
Gelombang merupakan salah satu konsep Fisika yang sangat penting untuk dipelajari karena banyak sekali gejala alam yang menggunakan prinsip gelombang.

Berdasarkan medium perambatnya, gelombang dapat dibedakan menjadi dua bagian, yaitu gelombang mekanik dan gelombang elektromagnetik. Gelombang mekanik adalah gelombang yang dalam perambatannya memerlukan medium, misalnya gelombang tali, gelombang air, dan gelombang bunyi. Gelombang elektromagnetik adalah gelombang yang dapat merambat tanpa medium, misalnya gelombang radio, gelombang cahaya, dan gelombang radar. Dari kedua jenis gelombang tersebut, yang akan kamu pelajari adalah gelombang mekanik. Apakah yang dirambatkan oleh gelombang tersebut?

Tentu kamu masih ingat pelajaran pada bab terdahulu bahwa sesuatu yang memiliki kemampuan untuk melakukan usaha disebut energi. Jadi, yang dirambatkan oleh gelombang adalah energi. Berdasarkan arah perambatannya, gelombang mekanik dibedakan menjadi dua jenis, yaitu gelombang transversal
dan gelombang longitudinal.

1. Gelombang Transversal

Pada saat kamu menggetarkan slinki ke arah samping, ternyata arah rambat gelombangnya ke depan, tegak lurus arah rambatnya. Gelombang seperti ini disebut gelombang transversal. Jadi, gelombang transversal adalah gelombang yang arah getarnya tegak lurus terhadap arah rambatannya. Contoh lain dari gelombang transversal adalah gelombang pada permukaan air, dan semua gelombang elektromagnetik, seperti gelombang cahaya, gelombang radio, ataupun gelombang radar.

Sumber getaran untuk gelombang air berada pada tempat batu jatuh sehingga gelombang menyebar ke segala arah. Dari gambar tersebut tampak bahwa semakin jauh dari sumber, gelombang semakin kecil. Hal tersebut disebabkan energi yang dirambatkan semakin berkurang.

2. Gelombang Longitudinal


Pada saat kamu mendorong slinki searah dengan panjangnya, gelombang akan merambat ke arah temanmu berbentuk rapatan dan renggangan. Jika kamu perhatikan, arah rambat dan arah getarnya ternyata searah. Gelombang seperti itu disebut gelombang longitudinal. Jadi, gelombang longitudinal adalah gelombang yang arah getarnya sejajar dengan arah rambatannya.

Gelombang bunyi dan gelombang pada gas yang ditempatkan di dalam tabung tertutup merupakan contoh gelombang longitudinal. Pernahkah kamu memompa ban sepeda atau menggunakan alat suntik mainan? Pada saat kamu menggunakan pompa, kamu mendorong atau menekan alat tersebut. Partikel-partikel gas dalam pompa membentuk pola rapatan dan renggangan sehingga mendorong udara keluar.

E. Panjang Gelombang

Kamu sudah mengetahui bahwa pola gelombang transversal berbentuk bukit dan lembah gelombang, sedangkan pola gelombang longitudinal berbentuk rapatan dan renggangan. Panjang satu bukit dan satu lembah atau satu rapatan dan satu renggangan didefinisikan sebagai panjang satu gelombang. Pada pembahasan tentang getaran kamu sudah mengetahui tentang periode getaran.

Besaran tersebut identik dengan periode gelombang. Periode gelombang adalah waktu yang dibutuhkan untuk menempuh satu panjang gelombang. Jadi, satu gelombang dapat didefinisikan sebagai yang ditempuh panjang satu periode. Panjang gelombang dilambangkan dengan lamda. Satuan panjang gelombang dalam SI adalah meter (m). Marilah kita pelajari panjang gelombang transversal dan panjang gelombang longitudinal.

1. Panjang Gelombang Transversal
Jika kamu menggerakkan slinki tegak lurus dengan arah panjangnya, terbentuklah bukit dan lembah gelombang. Pola tersebut adalah pola gelombang transversal. Bukit gelombang adalah lengkungan a-b-c sedangkan lembah gelombang adalah lengkungan c-d-e. Titik b disebut puncak gelombang dan titik d disebut dasar gelombang. Kedua titik ini disebut juga perut gelombang.

Adapun titik a, c, atau e disebut simpul gelombang. Satu panjang gelombang transversal terdiri atas satu bukit dan satu lembah gelombang. Jadi, satu gelombang adalah lengkungan a-b-c-d-e atau b-c-d-e-f. Satu gelombang sama dengan jarak dari a ke e atau jarak b ke f. Amplitudo gelombang adalah jarak b-b’ atau jarak d-d’. Kamu dapat menyebutkan panjang gelombang yang lain, yaitu jarak f-j atau jarak i-m.

2. Panjang Gelombang Longitudinal
Jika kamu menggerakkan slinki searah dengan panjangnya dengan cara mendorong dan menariknya, akan terbentuk pola-pola gelombang. Satu panjang gelombang adalah jarak antara satu rapatan dan satu renggangan atau jarak dari ujung renggangan sampai ke ujung renggangan berikutnya.

F. Cepat Rambat Gelombang

Gelombang yang merambat dari ujung satu ke ujung yang lain memiliki kecepatan tertentu, dengan menempuh jarak tertentu dalam waktu tertentu pula. Dengan demikian, secara matematis, hal itu dituliskan sebagai berikut.


Sumber : http://yaumilfitri.blogspot.co.id/2013/03/pengertian-getaran-dan-gelombang.html